Berita 1945

Berita Digital Terbaru Update Setiap Hari

domino online

Abraham Samad: Secepatnya Ungkap Kasus Novel

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad minta kasus Novel Baswedan segera diungkap. Sebab hingga kini belum diketahui pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK tersebut.

“Apalagi kasus tersebut sudah cukup lama dan bila itu tidak terungkap maka akan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap KPK,” kata dia di Palembang, Minggu (22/4/2018).

domino online

Menurutnya, bila kasus penyerangan Novel Baswedan tidak terungkap bisa saja nantinya penyidik KPK lainnya yang akan terkena kasus yang sama. Oleh karena itu KPK harus terus berkomunikasi dengan pemerintah guna mengungkap kasus Novel tersebut.

domino qq

“Pembentukan tim pencari fakta untuk memburu pelaku kasus tersebut harus segera dilakukan. Tim independen itulah yang nantinya berkerja untuk membantu mengungkap fakta atas kasus anggota penyidik KPK tersebut,” ungkapnya seperti dilansir Antara.

domino online

Sebab, sambung Abraham Samad, KPK masih menjadi harapan bagi masyarakat dalam mengungkap kasus korupsi. Karena ia meminta agar KPK lebih maksimal lagi untuk mengungkap kasus tersebut.

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan tiba-tiba disiram air keras oleh dua pria yang mengendarai sepeda motor.

domino online indonesia

Novel saat itu sedang berjalan menuju rumahnya setelah menjalankan shalat subuh di Masjid Jami Al Ihsan, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara dan kasus itu hingga belum terungkap.

Wakapolri Komjen Syafruddin memastikan tidak ada sandiwara dalam pengusutan kasus penyerangan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Respons itu menyusul pernyataan politikus senior PAN Amien Rais beberapa waktu lalu.

“Tidak ada (sandiwara). Ya kalau sandiwara, polisi enggak mau dikontrol dan diawasin. Ini kan dikontrol oleh Ombudsman, Komnas HAM, apa-apa semua, media apalagi,” ujar Syafruddin di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Jumat (23/3/2018).

Syafruddin memastikan, pengusutan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan menggunakan air keras tetap berlanjut. Ia menegaskan, Polri tidak main-main dalam pengusutan kasus tersebut.

“Jalan terus, kan Kapolda Metro progres terus. Dan bolak-balik tiap bulan kan Kapolda Metro datang ke KPK (koordinasi penanganan kasus penyerangan Novel),” kata dia.

Jenderal bintang tiga itu berharap masyarakat bersabar dan memercayakan penanganan perkara tersebut kepada Polri. Dia optimistis Polri dapat mengungkap kasus penyerangan Novel Baswedan yang sudah hampir setahun berlalu itu.

“Insyaallah kita ungkap, insyaallah, insyaallah. Berdoa kepada Allah SWT, semua akan diungkaplah. Kita tidak membeda-bedakan kasus siapa, kasus siapa,” ucap Syafruddin.

 

Baca juga : Abraham Samad Siap Jadi Cawapres Jika Rakyat Mendukung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita 1945 © 2017 Frontier Theme