Berita 1945

Berita Digital Terbaru Update Setiap Hari

domino online

Donald Trump Menyambut Hangat Presiden Prancis

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut kehadiran Presiden Perancis Emmanuel Macron dengan penuh kemesraan di Gedung Putih, Washington DC, AS, Selasa (24/4/2018).

Diplomasi mesra itu dibangun oleh keduanya dengan pelukan, ciuman pipi, dan sentuhan pada bahu, serta saling menggenggam tangan.

domino online

Diberitakan NBC News, Trump terlihat mencium pipi Macron, sebuah kebiasaan sapaan khas Eropa.

domino qq

Selama upacara penyambutan berlangsung, keduanya saling mencium pipi lagi dan melakukan jabat tangan yang lama, sekitar lima detik.

domino online

Kemudian, dalam penampilan dua pemimpin negara tersebut di depan wartawan, Trump menyentuh lembut bahu Macron untuk menghilangkan ketombe yang jatuh di jasnya. “Kita harus membuatnya sempurna.

Dia sempurna,” kata Trump. Trump menekankan kepada media bahwa mereka memiliki hubungan yang sangat baik.

domino online indonesia

“Ini bukan berita palsu,” ucap Trump merujuk pada hubungannya dengan Macron. Hadirnya Macron di Gedung Putih merupakan kunjungan pertama kenegaraan bagi seorang pemimpin negara asing di AS.

Selanjutnya, keduanya dengan canggung berpegangan tangan untuk waktu yang lama saat mereka berjalan menyusuri West Wing ke ruang konferensi pers bersama di Gedung Putih.

Selama konferensi pers, keduanya berbagi satu lagi pelukan hangat. Setelah keduanya meninggalkan podium, Macron menepuk punggung Trump dengan tangan kanannya.

Laman resmi Gedung Putih menggambarkan hubungan pemerintah AS dengan Perancis terjalin sejak era sebelum kemerdekaan “Negeri Paman Sam” itu.

Pemukim Perancis datang ke benua Amerika pada awal 1500-an. Ketika koloni Amerika berjuang untuk mencapai kemerdekaan, Perancis mendukung Perang Revolusi dengan bantuan militer dan ekonomi dari 1775 hingga 1781.

Di sisi lain, kedatangan Macron ke Gedung Putih diselimuti oleh berbagai isu, termasuk kesepakatan nuklir dengan Iran yang dibentuk pada era pemerintahan Barack Obama.

Dilansir dari Sky News, Trump meyakini kesepatan tersebut mengerikan dan menyebutnya sebagai perjanjian terburuk dalam sejarah.

Trump yakin kesepakatan tersebut tidak dapat menahan ancaman Iran, termasuk aksi terorisme dan kegiatan Iran di tempat-tempat seperti Yaman dan Suriah.

Sementara, Macron berupaya membujuk Trump untuk tetap dalam kesepakatan tersebut dan memperbaruinya dengan memulai negosiasi dengan Iran.

 

Baca juga : As, Inggris dan Perancis Ajak Indonesia Tekan Suriah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita 1945 © 2017 Frontier Theme