Berita 1945

Berita Digital Terbaru Update Setiap Hari

domino online

Duta Besar RI mengunjungi WNI Yang Dekat Konflik Yaman

Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyambangi Najran, yakni wilayah Arab Saudi yang berdekatan dengan wilayah konflik Yaman. Maftuh ingin melihat kondisi WNI sekaligus membentuk Crisis Management Team (CMT) di sana.

Maftuh mengatakan, kunjungan itu dilakukan pada Kamis (19/4), sebagai upaya untuk mewujudkan kehadiran negara bagi WNI di Arab Saudi. Dia datang bersama dengan tim KBRI Riyadh untuk bertemu para expatriat Indonesia yang berada di Najran, sebuah daerah di Arab Saudi yang menjadi langganan sasaran roket maupun rudal dari wilayah Yaman.

“Daerah ini merupakan salah satu daerah di Arab Saudi yang terdekat dengan wilayah konflik yang terjadi di Yaman,” kata Maftuh kepada detikcom, Minggu (22/4/2018).

Dalam kunjungan tersebut, Maftuh didampingi oleh Atase Pertahanan Kol Inf Drajad Bima Yoga, Atase Kepolisian Kombes Fahrur Razi dan Tim Perlindungan WNI Mulyanto serta 10 staf KBRI Riyadh. Dikatakan Maftuh, untuk memasuki kawasan Najran diperlukan perizinan khusus dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

domino online

“Ini menunjukan bahwa saat ini Najran menjadi zona khusus yang berpotensi menjadi sasaran roket ataupun rudal yang dapat datang kapan saja. Kemenlu Saudi sempat tidak memberikan izin dengan pertimbangan keamanan, namun berkat lobi-lobi KBRI yang merasa berkewajiban memberikan pengayoman terhadap keberadaan WNI di kawasan perbatasan Saudi-Yaman tersebut, akhirnya Kemenlu Saudi memberikan izin dan pihak keamanan Saudi memberikan pengawalan ekstra ketat,” jelas Maftuh.

domino qq

Maftuh mengatakan, mayoritas delegasi KBRI Riyadh melakukan perjalanan darat sejauh 1.000 km dari Riyadh dengan waktu tempuh 12 jam dengan menyusuri gurun dan sahara. Sementara dia dan rombongan menggunakan pesawat dan mendarat di Kota Abha dilanjutkan dengan perjalanan darat dengan 8 kali ganti pengawalan selama 4 jam untuk sampai di Kota Najran.

domino online

Lokasi pertemuan dengan WNI diadakan di Funduq Najran, sebuah hotel yang sering menjadi sasaran roket yang diluncurkan dari wilayah Yaman. Pertemuan berlangsung di tengah kondisi yang masih sering terdengar ledakan di sekitarnya,” katanya.

Maftuh menjelaskan, kedatangan dia dan rombongan untuk memberikan arahan serta mendengarkan curhat dari para expatriat. Total ada sekitar 700 WNI yang ada di Najran.
Dikatakan Maftuh, jumlah peluncuran rudal jarak jauh ke wilayah Arab Saudi sudah mencapai angka 120 rudal. Untuk itu, KBRI Riyadh telah membentuk Crisis Management Team (CMT) yang dikomandani oleh Atase Pertahanan.

domino online indonesia

“Pada pertemuan tersebut disampaikan Standard Operating Procedure (SOP) tentang klasifikasi situasi serta langkah penangannya,” katanya.

Sementara itu, Atase Kepolisian Kombes Fahrur Razi menyampaikan imbauan untuk tetap menjaga kewaspadaan, pahami peraturan yang berlaku di Arab Saudi agar terhindar dari jeratan hukuman. “Serta sesegera mungkin menghubungi KBRI apabila berurusan dengan kepolisian agar segera dilakukan pendampingan,” kata Maftuh.

Maftuh mengatakan, pada kesempatan itu para expatriat mengungkapkan perasaan dan uneg-unegnya kepada KBRI. Dikatakan Maftuh, para expatriat selalu waspada terhadap berbagai kemungkinan, meski hampir setiap minggu mendengar suara dentuman roket dan rudal.

Mereka mengataka sudah terbiasa dengan suara tersebut dan menganggap suara petasan. Sementara tabrakan rudal roket yang dihadang di udara dilihat sebagai kembang api,” kata Maftuh.

Maftuh juga mengatakan, saat dia menginap di hotel tersebut, sekitar pukul 03.00 waktu setempat, dia dikejutkan dengan bunyi keras yang diyakini sebagai suara rudal. “Ternyata pagi harinya ada berita SPA (Kantor Berita Saudi) bahwa malam itu Angkatan Udara Saudi berhasil menghancurkan rudal di udara yang mengarah ke dekat kota Najran. Dan saat pulang, saya sempat berkelakar dengan para WNI bahwa suara semalam itu suara orang main petasan,” katanya.

 

Baca Juga : Korut Hentikan Tes Nuklir Di Tanggapi Baik Oleh Donald Trump

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita 1945 © 2017 Frontier Theme