Berita 1945

Berita Digital Terbaru Update Setiap Hari

domino online

Hasil Survei Elektabilitas Prabowo Menurun

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad meragukan hasil survei yang menyebut elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mengalami penurunan.

Ia menilai, hasil survei tersebut tidak wajar. Dasco mengatakan, berdasarkan hasil survei Partai Gerindra, elektabilitas Prabowo tak mengalami penurunan.

domino online

“Menurut hasil survei internal yang kami tidak rilis apa yang disampaikan, hasil survei itu menurut kami kurang wajar juga.

domino qq

Kami juga cek dari hari ke hari, apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo dan partai kami juga punya survei,” ujar Dasco, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

domino online

Menurut Dasco, bukan hal sulit untuk menaikkan elektabilitas Prabowo. Ia berpendapat, elektabilitas mantan Danjen Kopassus itu dapat meningkat drastis jika sering melontarkan kritik atas kinerja pemerintah yang dinilai kurang memuaskan.

Namun, kata Dasco, saat ini Prabowo memilih untuk tak membuat gaduh dengan melontarkan kritik terhadap pemerintah. “Kami juga ingin menang juga dengan cara yang teduh dan enggak gaduh.

domino online indonesia

Kami lakukan kerja-kerja, kader melakukan kerja,” kata Dasco. “Tapi kalau nanti kami dibeginikan terus itu sama saja bangunin macan tidur.

Nanti kami minta saja Pak Prabowo setiap hari ngomong, kritik terhadap pemerintah. Itu pasti elektabilitasnya langsung naik,” ujar dia.

Sebelumnya, survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi penantang terkuat Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 mengalami penurunan.

Dikutip dari Kompas, Senin (23/4/2018), potensi keterpilihan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto 14,1 persen, turun dari hasil survei enam bulan lalu yang merekam angka 18,2 persen.

Survei ini dilakukan pada 21 Maret-1 April 2018 sebelum Prabowo menyatakan kesiapannya maju sebagai calon presiden di Rakornas Partai Gerindra, 11 April lalu.

Penurunan elektabilitas tidak hanya terjadi pada Prabowo, tetapi juga pada calon potensial lainnya. Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang sebelumnya dipilih 3,3 persen kini jadi 1,8 persen.

Calon lainnya semakin susut keterpilihannya menjadi kurang dari 1 persen. Survei tatap muka ini dilakukan kepada 1.200 responden secara periodik oleh Litbang Kompas pada 21 Maret-1 April 2018. Populasi survei warga Indonesia berusia di atas 17 tahun.

Reponden dipilih secara acak bertingkat di 32 provinsi Indonesia dan jumlahnya ditentukan secara proporsional.

Tingkat kepercayaan survei ini 95 persen, margin of error plus minus 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

 

Baca juga : Ketua PDIP Bima Dipecat Akibat Bentak Polisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita 1945 © 2017 Frontier Theme