Berita 1945

Berita Digital Terbaru Update Setiap Hari

domino online

Indonesia Prihatin Atas Serangan AS Ke Suriah

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi prihatin atas perkembangan situasi di Suriah setelah Amerika Serikat dan sekutunya meluncurkan serangan udara ke negara tersebut.

Retno mengatakan, Indonesia menegaskan kepada semua pihak untuk menghormati Piagam PBB tentang keamanan dan perdamaian internasional.

domino online

Indonesia juga meminta semua pihak untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat sipil, terutama wanita dan anak-anak.

domino qq

Indonesia sangat prihatin dengan perkembangan yang terjadi di Suriah. Indonesia mengimbau agar semua pihak menahan diri dan mencegah terjadinya eskalasi memburuknya situasi di Suriah,” kata Menlu.

domino online

Menurutnya, Indonesia mendorong penyelesaian konflik di Suriah secara komprehensif melalui negosiasi dan cara-cara damai serta tidak mengedepankan perang.

Untuk diketahui, Pemerintah AS, Inggris, dan Perancis akhinya memutuskan untuk melakukan serangan militer terhadap rezim Bashar al Assad.

domino online indonesia

Serangan ini merupakan respons AS terhadap dugaan serangan senjata kimia yang disebut Trump sebagai sebuah “kejahatan seorang monster”.

“Belum lama tadi, saya memerintahkan militer Amerika Serikat untuk menggelar serangan presisi terhadap sasaran yang terkait dengan lokasi pengembangan senjata kimia diktator Bashar al Assad,” ujar Presiden AS Donald Trump.

Trump menambahkan, operasi gabungan dengan angkatan bersenjata Perancis dan Inggris kini tengah berlangsung.

Tak lama setelah pernyataan Trump itu, serangkaian ledakan terdengar di ibu kota Suriah, Damaskus pada pukul 01.00 GM atau sekitar pukul 07.00 WIB.

Usai serangkaian ledakan itu, koresponden AFP di Suriah, mendengar suara jet-jet tempur di langit kota Damaskus.

Asap hitam terlihat membubung dari sisi utara dan timur kota terbesar di Suriah itu.
Jenderal Joseph Dunford, salah satu perwira tinggi ternama AS, mengatakan serangan udara itu menghantam tiga target.

Ketiga target itu adalah pusat riset di dekat D amaskus, fasilitas gudang, dan pos komando juga di dekat ibu kota, serta fasilitas penampungan senjata kimia di dekat Homs.

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana menilai Dewan keamanan Perserikatan Bangsa bangsa (PBB) harus segera menggelar sidang darurat membahas serangan Amerika Serikat, Inggris dan Prancis ke Suriah.

Selain itu dia mendorong negara negara di dunia untuk menahan diri agar serangan tersebut tidak bereskalasi menjadi perang panas antar negara.

“Meminta Dewan Keamanan PBB untuk secepatnya mengadakan sidang darurat untuk membahas permasalahan ini,” ujar Hikmahanto. Ia juga mengapresiasi sikap Pemerintah Indonesia atas serangan udara AS, Inggris dan Perancis ke Suriah.

Dewan Keamanan Persatuan Bangsa bangsa (PBB) menolak resolusi Rusia pada Sabtu lalu, yang menyerukan hukuman terhadap serangan militer yang diluncurkan Amerika Serikat (AS), Inggris dan Perancis ke Suriah.

Serangan tersebut disebut sebagai tanggapan atas serangan senjata kimia yang diduga dilakukan pada awal bulan ini.

Dikutip dari laman The Times of Israel, Moscow gagal memenangkan dukungan terkait seruannya mengecam ‘agresi’ terhadap negara yang dilanda perang setelah operasi gabungan AS, Inggris dan Perancis.

Langkah Rusia itu yakni mengutuk ‘agresi’ melawan Suriah dan menuntut agar ketiga negara sekutu tersebut menahan diri dari serangan lebih lanjut.

Dalam pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB itu, hanya 3 negara yakni Rusia, Cina, dan Bolivia yang mendukung resolusi pada akhir pertemuan darurat yang dihadiri 15 anggota dewan yang dipanggil Rusia pada Sabtu lalu.

Delapan negara memilih untuk menentang resolusi tersebut, mereka adalah AS, Inggris, Perancis bersama dengan Swedia, Belanda, Polandia, Kuwait, dan Pantai Gading.
Sementara Peru, Kazakhstan, Ethipia, dan Equatorial Guinea tidak memilih.

 

Baca juga : Ucapan Selamat Donald Trump Kepada Putin Padahal Dilarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita 1945 © 2017 Frontier Theme