Berita 1945

Berita Digital Terbaru Update Setiap Hari

domino online

Jika Djarot-Sihar Menang Jokowi Bakal Jauh Lebih Kuat

PDIP bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai pengusung Joko Widodo atau Jokowi pada Pilpres 2014, bertekad menjadikan Sumatera Utara (Sumut) sebagai basis konsolidasi pemenangan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut di 2019.

Untuk itu, pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) yang diusung PDIP dan PPP di Pilgub Sumut 2018, harus menang.

domino online

“Persahabatan Pak Djarot dengan Pak Jokowi telah berlangsung lama. Sejak keduanya menjabat wali kota. Keduanya adalah gambaran pemimpin rakyat, pemimpin bersih dan rendah hati. Kemenangan Djarot-Sihar dipastikan memperkuat Presiden Jokowi, demikian sebaliknya,” kata Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, saat menghadiri rapat konsolidasi internal di Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/4/2018).

domino qq

Untuk membuktikan ucapannya, Hasto mempersilakan masyarakat Sumut untuk mengecek sendiri rekam jejak kepemimpinan Djarot.

domino online

Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat menegaskan komitmen untuk tidak menyuap atau menggunakan politik uang dalam memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumut.

Selama ini menurut Djarot, ada fenomena yang kurang baik dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) yang menyuap rakyat untuk memberikan dukungan dan pilihan.

domino online indonesia

Dia menilai, suap untuk mendapatkan dukungan dalam pilkada merupakan salah satu penyebab utama seorang pemimpin terdorong untuk korupsi.

“Saya tidak akan bagi-bagi duit. Itu yang menyebabkan kepala daerah korupsi. Akar korupsi itu dimulai ketika pemimpinnya menyuap rakyatnya dengan Rp100 sampai Rp200 ribu,” ujar Djarot Saiful Hidayat saat bertemu dengan relawan dan masyarakat di Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Sumatera Utara seperti dikutip dari Antara, Jumat (20/4/2018).

“Pak Djarot tidak hanya mencerminkan pemimpin yang jujur dan amanah. Pak Djarot selama menjadi Wali Kota Blitar sangat terkenal karena kebijakan bedah rumah, reformasi anggaran, dan peningkatan pelayanan publik,” ujar Hasto

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Djoss, Jumiran Abdi mengatakan, pelayanan rakyat adalah yang utama di mata Djarot.

“Baginya, rakyat menjadi dedikasi jalannya pemerintahan. Pak Djarot tidak pernah menekan rakyat,” ujar Jumiran dalam kesempatan yang sama.

Jumiran optimistis Sihar Sitorus mampu melengkapi kepemimpinan Djarot Saiful Hidayat kelak. Sebab, sebagai mantan Tim Ahli Ekonomi Jokowi-JK, pengusaha asal Kabupaten Toba Samosir itu dinilai sangat paham bagaimana memajukan Sumut dari sektor ekonomi.

“Sihar pengusaha sukses yang bercita-cita memajukan Sumut. Mengembalikan kejayaan Sumut,” kata Jumiran.

 

Baca juga : Zumi Zola Resmi Jadi Tersangka KPK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita 1945 © 2017 Frontier Theme